story.
apa sih scoliosis itu ? scoliosis adalah kondisi dimana melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas dengan kisaran usia 10 hingga 15 tahun. Anak laki-laki dan perempuan memiliki risiko yang sama untuk mengidap skoliosis ringan, namun anak perempuan lebih rentan untuk mengalami perburukan gejala sehingga memerlukan penanganan yang memadai.
Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang membengkok ke kiri/ ke kanan, ada yang berbentuk huruf C/ huruf S. Meraka akan terlihat agak bungkuk dari orang normal lain. Sejauh ini, dunia kedokteran belum mengetahui secara pasti penyebab timbulnya Skoliosis. Tapi berbagai pendapat ada yang bilang bahwa Skoliosis muncul karena Genetik, ada yang bilang lagi karena posisi duduk yang salah, karena sering membawa beban berat sebelah, dan juga karena umumnya tulang penderita Skoliosis lebih lentur dibanding orang normal. Coba saja bagi yang menderita Skoliosis, coba tekuk ibu jari kamu kebelakang,bisa menyentuh lengan tangan kamu bukan? Nah itulah faktor yang bisa juga penyebab Skoliosis. Jadi untuk para orang tua atau siapapun yang mempunyai tulang lentur/lemas harus hati-hati menjaga posisi tulang, menjaga posisi duduk.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
yang aku alami dalam scoliosis ini adalah saya merasa diri saya gak percaya diri dengan apa yang saya alami, banyak hal yang ngebuat saya berfikir terlalu jauh dan berfikir pendek akibat apa yang saya derita. Saya mengindap scoliosis dimulai seketika kelas 2 SMP awalnya sih cuek dengan keadaan begini tapi seiring berjalannya waktu rasanya sudah tidak kuat dengan apa yang mereka katakan.
Banyak hal yang ngebuat untuk putus asa dengan keadaan mulai dari ingin berhenti sekolah dan banyak hal lainnya karena seusia semasa sekolah itu minder dengan keadaan dilingkungan sekitar dan di bujuk untuk bisa ngatasin rasa bodo amatan terhadap orang yang ngomongin diri kita dan yang menggangap rendah. beberapa minggu lalu mengalami vertigo berat sampai harus di larikan kerumah sakit, nah apa sih hubungan antara scoliosis yang saya alami dan penyakit vertigo ternyata menurut dokter saraf itu sedikit berpengaruh sih karena saraf di bagian itu mengalami tertarik kekanan dan kekiri akibatnya itu yang ngebuat jadi vertigo dan tentunya berpengaruh pada saraf yang di punggung.
suatu ketika aku di suruh untuk ronsen dan setelah hasil keluar begitu kaget ternyata scoliosis nya sudah menempuh angka 70 derajat dan seketika badan pun lemas dan gak bisa berkata apapun dan ngerasa sedih banget dan berfikir "kenapa gue harus di kasih sakit seperti ini sih?" dan jujur saja di depan banyak orang saya terlihat ceria dan biasa seolah tidak merasakan sakit apapun padahal di balik itu semua saya rapuh dan aku ngerasa saya gagal dalam mengurus diri sendiri,lalu saya meminta izin kepada dokter saraf saya untuk meminta surat rujukan untuk operasi dan di pindah kepada dokter orthopedi dan dokter saraf dengan tegas dan jelas berkata bahwa dia mengatakan "saya dengan berat hati tidak akan mengizinkan kamu untuk operasi lebih baik kamu terapi dari pada kamu operasi, kamu masih muda masih panjang perjalanannya saya selaku dokter saraf kamu tidak akan pernah izinkan kamu untuk operasi dengan berat hati maaf" dan disitu ngerasa udah nangis gak tau lagi harus gimana tapi yaudah lah mungkin ini keputusan terbaik dan gak bisa apa apa.
kalau orang berfikiran aku gak pernah sedih itu salah banget, disini aku ngerasa sedih pengen sembuh tapi harus berusaha semaksimal mungkin sebisa aku, tiap hari tiap malam berdoa setelah sholat. tapi sedihku ini gak mau ngebuat orang tuaku dan keluarga ku jadi sedih dan nangis cukup aku yang sakit dan ngerasain sedih banget ngalamin ini semua. Saat ini yang bisa aku lakukan hanya pasrah berdoa dan menerima semua kenyataan baik itu pait maupun kenyataan yang manis.
Comments
Post a Comment